JAMBI — Harga emas 24 karat dari Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi bervariasi pada 30 September 2026, dengan Antam mematok Rp 2.595.000 per gram dan Hartadinata Abadi Rp 2.446.000 per gram. Selisih harga antarp rodusen dan ukuran ini penting dicermati investor logam mulia yang ingin masuk di akhir bulan. Masyarakat juga perlu waspada karena peredaran emas imitasi masih marak.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Pegadaian (Persero), dan PT Hartadinata Abadi Tbk merilis daftar harga emas 24 karat dengan rentang yang cukup lebar. Perbedaan muncul dari merek, ukuran, dan status pre-order untuk denominasi besar. Bagi calon pembeli, membandingkan harga antarp rodusen sebelum transaksi bisa menghemat puluhan ribu rupiah per gram.
Antam memasang harga Rp 1.347.500 untuk ukuran 0,5 gram, sementara 1 gram dihargai Rp 2.595.000. Emas 10 gram dijual Rp 25.500.000 dan ukuran 100 gram mencapai Rp 253.860.000.
Denominasi besar seperti 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram tersedia lewat sistem pre-order. Harganya masing-masing Rp 634.340.000, Rp 1.268.400.000, dan Rp 2.535.600.000.
Pegadaian menawarkan emas Galeri24 0,5 gram seharga Rp 1.325.000 dan 1 gram Rp 2.527.000. Untuk ukuran 10 gram, harganya Rp 24.717.000, sedangkan 100 gram mencapai Rp 245.528.000.
Emas Antam yang dijual di Pegadaian punya harga berbeda dari yang dirilis Antam langsung. Ukuran 0,5 gram dipatok Rp 1.369.000, 1 gram Rp 2.634.000, dan 10 gram Rp 25.827.000.
Merek UBS di Pegadaian dijual Rp 1.379.000 untuk 0,5 gram dan Rp 2.552.000 untuk 1 gram. Ukuran 10 gram dihargai Rp 24.895.000.
Hartadinata Abadi membedakan harga dasar dan harga buyback. Emas 0,1 gram memiliki harga dasar Rp 309.500 dengan buyback Rp 231.700.
Untuk 1 gram, harga dasarnya Rp 2.446.000 dan buyback Rp 2.317.000. Ukuran 10 gram dihargai Rp 24.010.000 (harga dasar) dan Rp 23.170.000 (buyback).
Sementara 100 gram mencapai Rp 238.800.000 untuk harga dasar dan Rp 231.700.000 untuk buyback.
Maraknya emas imitasi membuat pembeli perlu berhati-hati. Salah satu metode sederhana adalah uji magnet: emas asli tidak menempel pada magnet. Namun uji ini terbatas karena sejumlah logam lain juga non-magnetis.
Pemeriksaan fisik dan cap kadar emas juga membantu. Emas asli berwarna konsisten dan tidak mudah memudar. Bagian belakang batangan biasanya dilengkapi cap kadar emas, misalnya 999 untuk 24 karat, plus identitas produsen.
Uji kepadatan dilakukan dengan menenggelamkan emas ke air. Emas asli tenggelam karena kepadatannya tinggi, sedangkan emas palsu bisa mengambang akibat rongga udara. Emas asli juga menghasilkan dentingan halus dan panjang saat diketukkan perlahan, berbeda dari suara tumpul logam lain. Emas murni tidak berbau khas logam.
Metode lain: uji gores pada keramik polos tanpa glasir. Emas asli meninggalkan garis keemasan. Ada pula uji gigit yang bisa membekas pada emas murni karena sifatnya lunak, tapi berisiko merusak perhiasan. Uji asam nitrat tidak mengubah warna emas asli, namun berbahaya dan sebaiknya dilakukan profesional.
Khusus emas batangan Antam, keaslian bisa diverifikasi lewat aplikasi CertiEye dengan memindai barcode unik pada produk. Cara paling akurat tetap membawa emas ke toko terpercaya atau lembaga pengujian profesional yang punya alat khusus.
Bagi investor, memantau harga akhir bulan seperti ini jadi acuan apakah waktu yang tepat untuk beli atau tahan dulu. Perbedaan harga antarp rodusen dan layanan buyback membuat perbandingan sebelum transaksi makin penting, terutama untuk pembelian dalam jumlah besar.