Pencarian

Pengamat Sebut Bank Jambi Mata Rantai Penting Distribusi APBD ke Masyarakat Jambi

Rabu, 30 September 2026 • 09:01:31 WIB
Pengamat Sebut Bank Jambi Mata Rantai Penting Distribusi APBD ke Masyarakat Jambi
Pengamat perbankan Laila Farhat menilai Bank Jambi berperan strategis dalam rantai distribusi APBD ke masyarakat.

JAMBI — Laila Farhat, pengamat perbankan yang juga akademisi, menyoroti panjangnya rantai transaksi yang terbentuk begitu APBD direalisasikan. Dana yang mengalir lewat belanja pemerintah tidak berhenti di kas daerah, melainkan berputar ke penyedia barang dan jasa, pelaku UMKM, tenaga kerja, hingga rumah tangga.

Dalam rantai itulah perbankan mengambil posisi kunci. Laila menilai Bank Jambi, sebagai bank pembangunan daerah, punya kedudukan strategis untuk memastikan arus transaksi berjalan aman, efisien, dan akuntabel.

Peran Bank Jambi Lebih dari Sekadar Penyalur Dana

Menurut Laila, fungsi Bank Jambi tidak berhenti sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana. Bank daerah itu juga menopang berbagai transaksi keuangan pemerintah daerah, mulai dari penerimaan daerah, pembayaran belanja, transaksi kepada pihak ketiga, sampai layanan perbankan bagi aparatur dan warga.

Ia menekankan bahwa semakin besar aktivitas APBD yang direalisasikan, semakin besar pula tuntutan terhadap sistem perbankan. Layanan transaksi dituntut cepat, aman, dan terdigitalisasi.

"APBD Provinsi Jambi maupun APBD kabupaten dan kota memiliki aktivitas transaksi yang besar dan beragam. Karena itu, kapasitas sistem perbankan daerah harus mampu mengikuti kebutuhan pemerintah daerah sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan dunia usaha," kata Laila.

Menjaga Uang Daerah Tetap Berputar di Ekonomi Lokal

Keberadaan Bank Jambi dinilai penting untuk menjaga agar sebagian aktivitas ekonomi daerah tetap terhubung dengan lembaga keuangan lokal. Dana yang bergerak melalui transaksi pemerintah pada akhirnya dapat masuk ke berbagai sektor, termasuk perdagangan, jasa, konstruksi, UMKM, dan sektor produktif lainnya.

Laila melihat fungsi bank daerah perlu terus diperkuat lewat peningkatan kualitas layanan, transformasi digital, penguatan manajemen risiko, dan penerapan tata kelola yang baik.

"Bank daerah harus mampu menjaga keseimbangan antara fungsi bisnis dan fungsi pembangunan. Pertumbuhan bisnis penting, tetapi keamanan transaksi, kualitas kredit, tata kelola dan kontinuitas pelayanan juga tidak kalah penting," ujarnya.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Bank Jambi

Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Jambi dinilai perlu terus dibangun, dengan tetap berada dalam koridor regulasi dan prinsip kehati-hatian perbankan. Laila menyebut keseimbangan itu menjadi kunci agar bank daerah tidak kehilangan fungsi pembangunannya di tengah tuntutan pertumbuhan bisnis.

Bagi warga Jambi, imbasnya terasa langsung pada kelancaran pembayaran program daerah, gaji aparatur, hingga transaksi pelaku usaha yang menggantungkan diri pada proyek-proyek pemerintah. Ketika sistem perbankan daerah kuat, perputaran uang di tingkat kampung dan pasar ikut terjaga.

Follow www.jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks