PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove di Cilacap, Pakai IoT untuk Tiru Pasang Surut

Penulis: Faisal Zuber  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 13:31:31 WIB
PLN EPI meresmikan rumah pembibitan mangrove di Desa Bunton, Cilacap, yang menggunakan sistem IoT untuk meniru pasang surut air laut.

JAMBI — Desa Bunton yang memiliki kawasan mangrove seluas 2,33 hektare dengan lebih dari 35 ribu pohon yang sudah tertanam, kini punya cara baru dalam mengelola pembibitan. Lewat sistem sirkulasi air otomatis yang terhubung IoT, proses pengaliran air yang sebelumnya dilakukan manual kini bisa dipantau dari genggaman tangan. Air yang mengalir diatur meniru ritme pasang surut alami, sehingga bibit yang dihasilkan diharapkan lebih kuat dan tahan hidup saat dipindah ke lahan konservasi.

Mengurangi Pekerjaan Manual, Meningkatkan Kualitas Bibit

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar soal menanam pohon. Menurutnya, pelestarian mangrove adalah investasi jangka panjang yang harus diiringi inovasi agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Momentum Hari Mangrove Sedunia menjadi pengingat bahwa pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui Electrifying Agriculture, PLN EPI menghadirkan inovasi yang mengintegrasikan pemanfaatan listrik dan digitalisasi agar proses pembibitan menjadi lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan," ujar Mamit dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelompok pengelola dalam menghasilkan bibit berkualitas, memperkuat konservasi pesisir, dan menciptakan nilai tambah ekonomi. Bagi para pengelola rumah bibit, kehadiran teknologi ini terasa nyata. Ketua Kelompok Rumah Bibit Mangrove Desa Bunton, Kasiman, mengakui pekerjaannya kini jauh lebih ringan.

"Dengan adanya sistem sirkulasi air berbasis listrik dan IoT, pekerjaan kami menjadi lebih ringan, lebih teratur, dan lebih efisien. Kami juga lebih mudah memantau kondisi rumah bibit sehingga kualitas bibit yang dihasilkan semakin baik," kata Kasiman.

Sinergi Pemerintah dan Perusahaan untuk Ketahanan Pesisir

Camat Adipala, Firadus Azy Mutia, menilai kolaborasi ini tidak hanya memperkuat konservasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap, Achmad Nuralaeli, yang menyebut sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan rehabilitasi pesisir.

Dari sisi infrastruktur, Manager PLN UP3 Cilacap, Aditya Setyawan, menegaskan dukungan kelistrikan menjadi fondasi penting dalam optimalisasi teknologi ini. "Kami berharap kehadiran listrik tidak hanya meningkatkan produktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya berbagai inovasi yang mendukung pelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ungkapnya.

Program ini menjadi bukti bahwa transisi energi yang dijalankan PLN EPI tidak hanya berhenti pada penyediaan energi primer yang andal. Bagi perusahaan, menjaga ketahanan energi nasional juga berarti menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ke depan, rumah pembibitan ini diharapkan menjadi sumber bibit berkualitas untuk berbagai program rehabilitasi pesisir di wilayah Cilacap dan sekitarnya.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top