JAMBI — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mayang Kota Jambi bergerak cepat menangani keluhan pelanggan terkait air tidak mengalir, pipa bocor, hingga air keruh di tengah musim kemarau. Direktur Utama Arianto menegaskan komitmennya untuk merespons setiap laporan dengan mengirim petugas langsung ke lokasi.
"Kami berkomitmen merespons setiap keluhan pelanggan secara cepat, dari air yang tidak mengalir, kebocoran pipa hingga kondisi air yang keruh," kata Arianto pada peringatan HUT Perumda Tirta Mayang ke-52 tahun di Jambi, Sabtu.
Pihak perusahaan tidak hanya mengandalkan perbaikan reaktif. Sejumlah langkah preventif telah disiapkan untuk memastikan produksi air bersih tetap berjalan saat kemarau memuncak. Salah satunya dengan mengeruk sedimentasi di sekitar intake penyadapan air baku agar kapasitas produksi tidak turun drastis.
"Kami sedang menyiapkan pompa fleksibel untuk mendukung distribusi air apabila debit air baku mengalami penurunan," ujar Arianto.
Selain itu, mobil tangki disiagakan untuk mendistribusikan air bersih secara gratis kepada pelanggan apabila terjadi gangguan pelayanan akibat kemarau. Langkah ini menjadi jaring pengaman bagi warga yang terdampak penurunan tekanan air.
Arianto memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami penurunan tekanan air. Wilayah tersebut meliputi Jambi Timur, Paalmerah, kawasan ujung Pelayangan, dan Mayang di wilayah barat. Meski demikian, ia memastikan kondisi ini tidak menyebabkan penghentian distribusi air secara menyeluruh.
Perusahaan justru melakukan penyesuaian jam pengaliran dari delapan jam menjadi enam jam per hari. Pembagian jadwal dilakukan pada siang dan malam hari agar pasokan air tetap menjangkau seluruh pelanggan secara merata.
Perumda Tirta Mayang terus bertransformasi dalam hal pelayanan publik. Peningkatan keandalan jaringan, percepatan penanganan kebocoran, serta penguatan respons terhadap laporan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang optimal.
Masyarakat yang mengalami gangguan seperti air tidak mengalir, air keruh, atau kebocoran pipa dapat melapor melalui nomor WhatsApp pengaduan 082121219692 (chat) untuk segera ditindaklanjuti oleh petugas lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan meminta Perumda Tirta Mayang meningkatkan kualitas pelayanan melalui percepatan penanganan kebocoran pipa, perluasan jaringan distribusi, serta respons yang lebih cepat terhadap setiap pengaduan masyarakat. Tekanan dari pemerintah kota ini menunjukkan persoalan air bersih menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau.