Akses Terganggu Akibat Longsor di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Truk Belum Bisa Melintas

Penulis: Redaksi  •  Senin, 06 April 2026 | 15:05:05 WIB

KERINCI – Bencana longsor disertai pohon tumbang terjadi di ruas jalan Sungai Penuh–Tapan KM 35 kawasan Puncak, menyebabkan akses transportasi terganggu. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Kerinci mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.

Kasi Humas Polres Kerinci, IPTU D.S. Sitinjak, menyampaikan bahwa hingga saat ini proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Akses jalan belum sepenuhnya normal, terutama bagi kendaraan angkutan berat.

“Untuk sementara, jalur ini hanya dapat dilalui secara terbatas oleh kendaraan roda dua dan mobil jenis minibus. Kendaraan truk belum bisa melintas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan melalui jalur tersebut jika tidak dalam kondisi mendesak, mengingat potensi longsor susulan masih cukup tinggi akibat curah hujan yang intens.

Peristiwa longsor ini pertama kali dilaporkan masyarakat sekitar pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sungai Penuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Hasil pengecekan di lapangan menemukan empat titik longsor. Dua titik menutup sebagian badan jalan dan masih bisa dilalui secara terbatas, sementara dua titik lainnya disertai pohon tumbang yang cukup menghambat akses kendaraan.

Penanganan di lokasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Penuh, AKP Eko Munkoid, bersama personel. Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas gabungan dengan dukungan alat berat dari Balai Jalan PUPR Provinsi Jambi mulai melakukan pembersihan material longsor.

Namun, proses evakuasi sempat mengalami kendala setelah alat berat mengalami kerusakan pada bagian selang sekitar pukul 23.30 WIB. Akibatnya, pembersihan belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Sejumlah kendaraan, termasuk sekitar tujuh unit truk, masih tertahan di lokasi menunggu proses pembersihan selesai,” tambah IPTU Sitinjak.

Meski akses jalan terganggu, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas PUPR, untuk mempercepat penanganan dengan mendatangkan alat berat tambahan.

Polres Kerinci mengingatkan para pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengurangi kecepatan di area rawan longsor, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi tidak memungkinkan.

Reporter: Redaksi
Back to top